Showing posts with label judi online. Show all posts
Showing posts with label judi online. Show all posts

Friday, August 18, 2017

Indonesia Akan Bentuk Komite Transplantasi Nasional

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Di beberapa negara, sudah banyak yang melakukan transplantasi organ yang diambil dari jenazah. Bahkan, sudah ada beberapa negara yang sudah mengatur hal ini secara resmi lewat komite-komite yang dibentuk.

Kini, Indonesia mulai akan memperhatikan secara lebih serius mengenai donor organ yang dilakukan. Melalui Komite Transplantasi Nasional yang akan dibentuk, rencananya segala pengaturan mengenai donor akan diurus oleh komite tersebut.

"Kalo sekarang kan hubungan antara pendonor dan yang didonorkan harus kenal, kalo nantinya nggak," ujar Dr Tunggul Situmorang, SpPD-KGH, yang juga salah satu pakar soal gagal ginjal, di sela acara dari Bexter di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Dengan adanya komite ini, tentu saja akan memudahkan banyaknya warga Indonesia yang membutuhkan bantuan transplantasi. Karena sebagai contoh dari 250 juta penduduk, diperkirakan 1 dari 10 orang di Indonesia mengalami masalah ginjal.

Donor organ pun bisa dilakukan baik oleh orang yang masih hidup atau sudah meninggal. Tapi bukan berarti semua orang yang sudah meninggal dapat diambil organnya.

"Yang dimaksud dengan donor jenazah jangan disatu artikan. Harus mesti heartbeat donor, artinya sebenarnya belum meninggal tapi sudah meninggal batang otak," jelasnya.

Jadi, yang bisa diambil adalah organ-organ dari orang yang denyut jantungnya masih ada, dan ginjalnya pun memang masih berfungsi. Terakhir, kepada awak media, Dr Tunggul berpesan agar masyarakat untuk tolong menolong dalam memberikan donor organ.

"Dari 250 juta penduduk, masa yang donor sedikit," pungkasnya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Thursday, August 17, 2017

Pingsan Saat Upacara? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Menyambut kemerdekaan Indonesia, seluruh rakyat Indonesia akan melakukan upacara demi menghargai jasa para pahlawan. Namun, tak jarang, dalam kegiatan sakral ini ditemui kejadian seperti pingsan.

Agar terhindar dari kejadian ini, ada baiknya Anda mengenal faktor yang bisa jadi pemicunya. Dikutip dari berbagai sumber, ini dia beragam penyebab seseorang tidak sadarkan diri atau pingsan.

Jika otak kekurangan asupan oksigen, ini akan menyebabkan masalah dalam tubuh. Salah satunya menimbulkan hipotensi atau kurang tekanan darah. Sebaiknya, hindari tempat yang terlalu pengap ketika ikut dalam upacara bendera.

Kurangnya cairan dalam tubuh juga bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah. Oksigen yang masuk ke dalam otak juga akan menurun dan akan membuat tubuh menjadi lemah dan akibatnya mudah pingsan. Sebelum upacara pastikan Anda sudah terhidrasi dengan baik.

Makanan memegang peranan penting sebagai sumber energi manusia. Ketika Anda memaksakan diri untuk upacara di saat kondisi tubuh tidak mendapatkan asupan energi, akan sangat mudah membuat Anda drop di lapangan upacara.

Ketika seseorang jatuh pingsan saat upacara, kemungkinan yang ada bisa saja karena ia memiliki gangguan irama jantung. Upacara membutuhkan tenaga kuat untuk mampu berdiri lama, sedangkan pasien dengan masalah ini tidak disarankan melakukan aktivitas fisik berat. Sebaiknya, jika korban memiliki riwayat, segera hubungi tenaga medis.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Wednesday, August 16, 2017

Bukan Sekadar Menutup Mata, Tidur Juga Bantu Menjaga Fungsi Otak

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Mengingat hal baru biasanya harus dilakukan dengan serius. Namun, ternyata saat tertidur pun Anda juga bisa mengingat hal baru. Kok bisa?

Studi yang diterbitkan di jurnal Nature Communications menemukan bahwa otak mampu membentuk kenangan baru saat tertidur. Peneliti memainkan pola suara yang kompleks saat partisipan tertidur dan menemukan bahwa mereka dapat mengenali berbagai suara tersebut saat mereka bangun.

Dalam studinya, peneliti melibatkan 20 partisipan yang kepalanya dihubungkan dengan mesin untuk mengukur aktivitas listrik pada otaknya. Sehingga peneliti dapat memonitori setiap kegiatan yang terjadi pada partisipan saat tidur sepanjang malam.

Sebelum partisipan tertidur, peneliti memainkan white noise yang diselingi oleh suara ding dan suara lainnya. Kemudian, mereka diminta untuk menyebutkan kapan mereka mendengar pola yang berbeda pada suara tersebut.

Setelah mereka tidur, peneliti pun melanjutkan memainkan pola suara yang sama dengan frekuensi yang lebih sering selama fase tidur mereka.

Pada pagi harinya, peneliti memainkan white noise dan pola suara kepada para partisipan untuk terakhir kalinya. Saat itulah peneliti melakukan observasi terhadap hal yang menarik, di mana partisipan dapat mengenali pola suara lebih baik yang dimainkan saat mereka tertidur. Lebih dari itu, partisipan juga tidak ingat bahwa pola tersebut dimainkan saat mereka tertidur.

Hasilnya tidak hanya menyebutkan bahwa Anda dapat mempelajari sesuatu saat tertidur, tapi pada tahap tertentu bisa terjadi sebaliknya. "Ingatan bisa terbentuk atau hilang saat tidur, itu tergantung pada fase tidurnya," ucap peneliti dikutip dari GARASIhealth.

Peneliti berteori bahwa proses ini bisa terjadi karena cara otak memilah ingatan, informasi dan hal yang diprioritaskan. Namun, masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek penuh dari hal tersebut untuk mengetahui apakah ingatan dapat meluas ke hal lain seperti kosakata atau bahasa baru.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Tuesday, August 15, 2017

Beragam Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Gula Darah

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Gula darah yang tak terkontrol dapat menimbulkan komplikasi penyakit. Oleh karena itu seseorang sangat disarankan agar selalu memonitor gula darah dan melakukan berbagai cara mengontrolnya agar tetap berada pada batas wajar.

Nah apa saja yang dapat mengontrol gula darah? Teh kamomil disebut-sebut oleh studi yang dilaporkan dari sebuah studi dari University of Toyama dan Aberystwyth University termasuk salah satunya.

Selain itu dilansir GARASIhealth, Senin (14/8/2017), deretan minuman di bawah ini juga bisa membantu Anda menurunkan gula darah:

Pertama adalah teh hitam. Sebuah penelitian asal Cina menyebutkan bahwa teh hitam yang kaya kandungan polysaccharide bisa memperlambat penyerapan gula dalam tubuh ke aliran darah.

Didukung pula oleh satu studi dari Jerman, menyeruput 3-4 kali teh hitam setiap harinya bisa menurunkan risiko diabetes sebanyak 16 persen.

Selain teh kamomil dan teh hitam, air kelapa juga bisa masuk dalam pilihan. Kandungan mineral dan vitaminnya yang tinggi bisa menstabilkan gula darah. Kandungan gula yang ada dari buah yang satu ini juga tergolong rendah.

Terakhir meminum coklat panas ternyata juga bisa membantu menurunkan gula darah. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, kokoa murni (tanpa ditambahkan gula) memberi dampak peningkatan metabolisme glukosa yang mengarah pada penurunan gula darah seseorang. Akan lebih baik untuk mencampurnya dengan susu almond agar terasa sedikit manis dengan kandungan gulanya yang rendah.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Saturday, August 12, 2017

Lagi! Seorang Pria Transgender Lahirkan Bayi Laki-laki

Jakarta,GARASIhealth - Seorang pria transgender asal Portlan, Amerika Serikat, Trystan Reese telah melahirkan bayi laki-laki yang lahir pada 14 Juli. Ia dan pasangannya, Biff Chaplow memberi nama anak mereka itu Leo Murray Chaplow.

foto: bertha/GARASIhealth

Bukan hal asing bagi mereka dalam hal merawat anak, pasangan ini pernah mengadopsi keponakannya untuk dijadikan anak mereka. Tapi yang ini berbeda, karena Leo merupakan buah hati kandungnya.

"Kami sangat beruntung bisa menyambutnya (Leo) ke dalam hidup kami dan tidak sabar untuk melihat dia tumbuh," kata Reese dan Chaplow dikutip dari GARASIhealth, Rabu (2/8/2017).

Reese yang dilahirkan sebagai seorang perempuan dulunya ini telah mengambil keputusan untuk hamil dalam keadaan pria transgender, dan akan bertanggungjawab terhadap anaknya.

"Saya baik-baik saja menjadi seorang pria yang memiliki rahim dan saya juga punya kemampuan untuk merawat anak," ujarnya.

Reese mengaku bahwa ia telah berhenti mengonsumsi hormon testosteron untuk mempersiapkan kehamilannya itu. "Kami berada di bawah pengawasan medis sepanjang waktu," jelas Reese.

foto: bertha/GARASIhealth

Awalnya, tidak jarang netizen yang berpandangan negatif terhadap keputusan mereka untuk memiliki anak, terlebih lagi hal-hal normal yang dialami ibu hamil seperti ngidam juga dirasakan Reese.

Hal seperti itu membuat pasangan ini dilanda kerundungan. "Alasan mengapa ingin memiliki anak adalah karena ingin melihat lebih banyak cinta di dunia ini, dan mengingat betapa sulitnya hal itu terjadi," tambahnya.

Pada akhirnya setelah Leo lahir, banyak pula dukungan yang datang pada pasangan transgender ini.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Friday, August 11, 2017

Ini Sebabnya Kanker Lidah Sering Tidak Terdeteksi

foto: bertha/GARASIhealth


Jakarta,GARASIhealth - Dalam sebuah catatan pribadi yang menuai banyak simpati di Facebook, seorang perempuan mengisahkan perjuangan almarhum suaminya saat bergelut dengan kanker lidah. Catatan berjudul 'Selamat Jalan Suamiku' tersebut menuturkan bahwa kanker tersebut bermula dari sariawan, yang tidak terbayangkan akan menjadi sangat mematikan.

Hal serupa juga dialami aktivis Migrant Care, Anis Hidayah. Juga dalam catatan di Facebook, Anis menuturkan kisahnya melawan tumor lidah yang juga bermula dari keluhan sariawan yang tidak sembuh-sembuh.

Seperti halnya kanker lidah, jenis kanker lain yang termasuk dalam kelompok kanker nasofaring juga sering terlambat dideteksi karena gejalanya memang sulit dikenali. Seringkali gejalanya cukup jelas, tetapi tidak disadari sebagai tanda bahaya.

Kanker nasofaring termasuk dalam kanker kepala leher yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Kanker ini menyerang area di atas tenggorokan dan di belakang hidung.

Di Indonesia, kanker nesofaring ini merupakan kanker yang menempati urutan ke empat kanker terganas setelah kanker serviks, kanker payudara, dan kanker paru.

Menurut dokter spesialis onkologi medik, DR dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, kanker ini menyerang orang berusia 15-25 tahun dan 50-59 tahun, dan kebanyakan lebih menyerang laki-laki.

Penyebab kanker ini adalah virus, yaitu human papillomavirus (HPV) dan epstein-barr virus (EBV). Tidak hanya itu, faktor genetik dan pola hidup juga mempengaruhi.

"Semua makanan yg diawetkan, kemudian yang di bakar mengandung poliaromatik hidrokarbon yang mengandung karsinogen. Nggak sekarang, tapi beberapa tahun lagi. Konsumsi alkohol dan rokok, karena debu, asap dan paparan bahan kimia," ujar dr Andhika dalam acara Perayaan Hari Kanker Kepala Leher Sedunia di Aula Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo, Kamis (10/8/2017).

Manurut dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), dr Marlinda Adham, SpTHT-KL(K), PhD, kanker ini tidak bisa terlihat sebelum timbul gejala-gejala awal yang sering tidak disadari oleh pasien.

Gejala awalnya yaitu rasa penuh di telinga, telinga sakit hingga berdenging, kemudian hidung tersumbat. "Keluar lendir bercampur darah, tapi bukan mimisan ya itu lendir," imbuh dokter yang disapa Linda itu.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Thursday, August 10, 2017

Sembarangan Pencet 'Jerawat', Wanita Ini Kena Infeksi Berbahaya

foto: bertha/GARASIhealth

Jakarta,GARASIhealth - Kicauan seorang wanita muda di Twitter menjadi viral ketika dirinya memecahkan apa yang awalnya dikira jerawat namun kemudian menimbulkan efek mengerikan. Dalam hitungan jam rasa nyeri tiba-tiba melanda dan seluruh wajahnya membengkak.

Wanita yang diketahui bernama Katie Wright tersebut mengaku semakin lama bekas luka yang ada malah semakin besar. Karena rasa nyeri tidak tertahankan Katie pun akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit.

"Saya menyadari ada yang tidak beres beberapa jam setelah memecahkannya. Saya mengira bahwa bengkaknya akan mereda tapi tidak, terasa semakin panas dan menyakitkan setiap menit berlalu... Delapan jam kemudian saya ke dokter dengan wajah yang sudah berantakan karena bengkak," ungkap Katie seperti dikutip dari GARASIhealth, Rabu (9/8/2017).

Setelah diselidiki ternyata benjolan di dahi Katie bukan jerawat melainkan infeksi kulit bagian dalam (selulitis). Katie dianggap beruntung cepat langsung mencari pertolongan medis karena bila tidak infeksi bisa cepat menyebar ke otak mengingat lokasinya yang berdekatan dengan dahi.

Dokter dengan cepat memberikan obat antibiotik dan beruntung perlahan kondisi Katie bisa membaik.

"Infeksi itu menyebar dengan cepat berisiko tinggi sampai ke mata dan otak. Itu hal terburuknya. Saya masih bisa hidup kalau penampilan saya yang rusak, tapi saya tidak bisa hidup kalau otak yang rusak," kata Katie.

Lalu darimana asal selulitis yang dikira jerawat tersebut? Menurut Katie kemungkinan dari peralatan makeup yang biasa ia gunakan.

"Saya sangat ketat membilas wajah, tapi saya tak pernah memikirkan untuk mencuci sikat alis saya. Kalau Anda adalah orang yang sering memakai makeup, tolong pastikan membersihkan peralatan menjadi hal yang rutin," pungkas Katie.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Thursday, June 22, 2017

GARASI HIDUP SEHAT

Pemudik Harus Tahu! Ini Tanda-tanda Tubuh Sudah Kebanyakan Kafein

www.garasitogel.com


Jakarta, Tak sedikit pemudik memilih jalan instan dan mengandalkan kafein seperti kopi atau minuman energi saat lelah dalam perjalanan. Hati-hati, jangan sampai jadi 'overdosis' kafein ya.

Seperti disampaikan oleh nutrisionis Jansen Ongko, MSc, RD, kafein dalam kopi memang diketahui dapat memberikan manfaat sehat bagi tubuh.

Meski demikian, bukan berarti kafein bebas diminum terus-terusan dan dalam jumlah banyak. Jika dilakukan demikian, efeknya justru jadi buruk untuk tubuh.Beberapa efek buruknya yakni mempercepat detak jantung, meningkatkan risiko serangan jantung, serta memicu kenaikan asam lambung. Nah, bagaimana tanda-tanda tubuh sudah kebanyakan konsumsi kafein?

Apa saja yang perlu disiapkan sebelum mudik? Simak dalam video Bincang Sehat di bawah ini:Dikutip dari Healthline, beberapa tanda yang perlu Anda kenali yakni pusing, diare, rasa haus terus-menerus, insomnia, sakit kepala hingga demam. Tanda-tanda serius seperti muntah, nyeri dada, detak jantung tidak teratur juga bisa terjadi.

Maka dari itu, tetap ada aturan porsi untuk konsumsi kopi agar efek positifnya maksimal. "Saran konsumsi kafein untuk orang dewasa adalah setara 200-300 mg setiap hari atau setara dengan 2 cangkir kopi," pesan Jansen.Jika alasan Anda minum kopi saat mudik adalah karena lelah, maka sebaiknya pilihlah jalan lain untuk mengatasinya. Dianjurkan oleh pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RPSGT, misalnya dengan tidur dan istirahat sejenak.




Penyebab Lutut Sakit Saat Ditekuk

Jakarta, GarasiHealth - Banyak aktivitas yang berkaitan dengan menekuk lutut, misalnya saja mengambil barang yang terjatuh. Namun, saat...